Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha Mikro Melalui Sosialisasi Sertifikasi Produksi PIRT Thn 2019


Jumat (19/07/2019), Bertempat di KPRI Segar Paguyangan, Kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha Mikro yang dihadiri oleh Peserta dari wilayah Selatan berjumlah 50 orang Ukm dan ingin maju Mengurus Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) selaku penyelenggara memberikan Fasilitas Sosialisasi dan PKP, adapun Narasumber dari Dinkopumdag Brebes, yaitu Kepala Bidang Usaha Mikro Dinkopumdag Brebes, Ibu Nani Nuryati, MH. Sertifikat PKP tersebut wajib dimiliki sebagai syarat untuk maju mengurus PIRT.

Sebagai Informasi PIRT adalah izin untuk industri makanan dan minuman berskala rumahan, umumnya PIRT disertakan dalam sebuah label di kemasan produk berupa deretan nomor yang terdaftar di dinas kesehatan setempat. Jika untuk produk pangan berskala besar baik itu buatan lokal atau impor sertifikasi tersebut digantikan oleh label MD atau ML.

PIRT digunakan untuk melindungi keamanan pangan bahwa makanan tersebut layak di konsumsi. Kegiatan yang diadakan selanjutnya adalah Uji Kompetensi Profesi batik, dilaksanakan di desa bentarsari diikuti oleh 170 pengrajin batik salem dan di desa Kaliwlingi sebanyak 10 Pengrajin batik mangrove. Kegiatan yang bertempat di GOR Bentarsari tersebut Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Memperoleh Plakat dari Lembaga Sertifikasi Batik. Kegiatan ini diadakan selama 3 hari, diawali hari rabu tanggal 17 Juli hingga jumat 19 Juli. Diharapkan Para Peserta juga disuluh agar Usaha dan Produk Makanan Ringan yang nantinya diproduksi memiliki Izin usaha Mikro, dan sertifikasi PIRT agar pemasaran Produknya lebih berkembang.

Berita Terkait