Bupati Brebes Terima Penghargaan Bakti Koperasi


Idza Priyanti, Bupati Brebes berhasil meraih penghargaan Bakti Koperasi karena dinilai memiliki kepedulian dan perhatian besar terhadap perkembangan koperasi di wilayah setempat.

"Penghargaan ini merupakan karya dari masyarakat Brebes, yang ingin memajukan perekonomiannya secara bergotong royong,".

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan ke-69 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tingkat nasional di Halaman Kantor Gubernur Jambi.

Beliau mengaku sangat berterima kasih kepada masyarakat Brebes terutama insan KoperasI yang telah gigih membangun perekonomian yang berbasis masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Brebes karena telah mendukung penuh terhadap pemberdayaan koperasi di Brebes," ucapnya.

Perhatian Bupati terhadap keberadaan KoperasI di Brebes antara lain dengan pembinaan yang intensif, sehingga koperasI di Brebes bisa tumbuh, maju. dan berkembang.

"Saya berharap Koperasi di Brebes bisa menjadi percontohan di Indonesia," harapnya.

Kepedulian Bupati lainnya adalah dengan memberikan penganggaran signifikan dan besar untuk kegiatan Koperasi dan kebijakan lainnya terkait peningkatan kegiatan Koperasi.

Hal tersebut terlihat dari anggaran pemberdayaan koperasi dan UMKM selalu meningkat yakni, pemerintah pada tahun 2012 mengalokasikan dana APBD sebesar Rp1,025 miliar, tahun 2013 sebesar Rp1,3 miliar, tahun 2014 Rp1,5 miliar, dan tahun 2015 meningkat lagi menjadi Rp 2,12 miliar, sedangkan tahun 2016 dianggarkan sebesar Rp2,5 miliar.

Menurutnya, sebagai badan usaha milik rakyat, koperasi telah menjadi soko guru perekonomian Indonesia, sehingga harus dikembangkan demi mencapai kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tesebut beliau meminta agar koperasi dapat dikembangkan di setiap lini seperti di pasar tradisional, di perkantoran, di perkumpulan masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Keberadaan koperasi pasar, maka akan membantu permodalan para pedagang pasar bisa semakin membaik dan tidak terhisap oleh lintah darat.

"Semua pasar di Brebes, harus punya Koperasi agar permodalan para pedagang bisa membaik," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Brebes menambahkan hingga saat ini di Brebes sudah terbentuk 396 buah koperasi primer, koperasi konsumen maupun koperasi lainnya.

Dari 396 koperasi tersebut, yang aktif sebanyak 322 buah atau 81,31 persen. Hanya 74 buah koperasi saja yang tidak aktif dan kini telah dilakukan pembenahan. Jumlah anggota koperasi sebanyak 66.766 orang dengan SHU mencapai Rp7 miliar. Sedangkan omset koperasi sebesar Rp712 miliar dan asetnya mencapai Rp498 miliar.

"Di luar tersebut, masih ada 37 koperasi cabang yang mayoritas bergerak dibidang simpan pinjam,” pungkasnya.

Berita Terkait